Merumuskan Kurikulum Pendidikan Nasional

Oleh Urbanus Xaverius Landa, Alumni Fakultas Psikologi Unika Widya Mandala Surabaya

Pada tahun 2025, Makamah Konstitusi (27/5/2025) memutuskan bahwa Pemerintah dan Pemerintah Daerah wajib memberikan layanan pendidikan dasar 9 tahun gratis baik di sekolah negeri maupun sekolah swasta yang pelaksanaanya bertahap mulai tahun 2026. Ada anggaran sebesar 171 triliun di tahun 2025 dan 335 triliun di tahun 2026 malah dipakai untuk makan gratis bukan pendidikan gratis. Tentu saja, pemerintah punya pertimbangan tersendiri mengapa uang itu lebih baik digunakan untuk membiayai MBG dari pada pendidikan gratis berkualitas.

Terlepas dari pro kontra mana yang mesti didahulukan, MBG atau pendidikan gratis dan juga perubahan lainnya yang terus berlangsung, di sini saya ingin katakana bahwa perubahan telah terjadi dan akan terus terjadi, entah kita siap maupun tidak siap dengan semua dampak yang bakal ditimbulkan. Karena itu, usaha menyesuaikan diri pasti tak terhindarkan.

Jika kurikulum pendidikan nasional tidak mampu menyesuaikan diri dengan perubahan jaman maka kurikulum jadi ketinggalan jaman dan yang buruk dari itu anak bangsa jauh dari kondisi suatu masyarakat yang cerdas. Sudah pasti, dalam pergaulan antar bangsa, kita hanya menjadi korban perubahan jaman.

Berita Terkait
Tinggalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan ditampilkan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More