Merumuskan Kurikulum Pendidikan Nasional

Oleh Urbanus Xaverius Landa, Alumni Fakultas Psikologi Unika Widya Mandala Surabaya

Herioklitos dari Yunani Kuno berpandangan bahwa segala sesuatu berubah, tidak ada yang tetap. Namun sebaliknya Parmeides, mempunyai pandangan bahwa segalanya tetap, tidak ada yang berubah. Perbedaan kedua pandangan memperoleh titik temu dalam pemikiran Platon. Ia mengakomodasi keduanya dengan mengatakan bahwa ada yang berubah namun ada juga yang tetap, tidak mengalami perubahan.

Pandangan di atas dapat membantu kita dalam merumuskan kurikulum pendidikan nasional yang sesuai dari waktu ke waktu. Dengan menggabungkan kedua pandangan Herioklitos dan Permaindes sebagaimana Platon, kita akhirnya dapat memilah apa yang perlu diubah dan apa yang semestinya tidak perlu berubah dari kurikulum nasional.

Kita tahu, waktu terus berjalan, di dalamnya terdapat perubahan tren teknologi dan gaya hidup, krisis pangan, kekacauan iklim, adanya perubahan pasar tenaga kerja, pergeseran kekuatan ekonomi dunia, dinamika geopolitik serta kemungkinan acaman perang, perubahan kebijakan dalam negeri dan lain sebagainya.

Berita Terkait
Tinggalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan ditampilkan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More