Itu Hasrat Bukan Cinta; Refleksi Seorang Remaja tetang Dinamika Masa Remaja

Oleh Sefrianus Wiparlodi Maang, Siswa Kelas XII SMAS St. Gregorius Reo

 

Kesimpulan dan Refleksi

Cinta pada dasarnya bersifat memotivasi dan bertujuan untuk saling mengasihi serta menghargai. Namun, cinta menjadi destruktif ketika ia hanya dijadikan kedok bagi pemenuhan hasrat instan yang melanggar norma agama dan masyarakat. Penting bagi remaja untuk memiliki keberanian dalam mengambil keputusan, termasuk keberanian untuk menolak ajakan yang melanggar prinsip meski berisiko merusak hubungan. Menjadi bijak dalam bergaul dan menetapkan batasan adalah kunci agar masa remaja tetap menjadi fondasi yang kokoh bagi masa depan, bukan justru menjadi awal dari kehancuran potensi diri.***

Berita Terkait
Tinggalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan ditampilkan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More