Itu Hasrat Bukan Cinta; Refleksi Seorang Remaja tetang Dinamika Masa Remaja
Oleh Sefrianus Wiparlodi Maang, Siswa Kelas XII SMAS St. Gregorius Reo
Berani Menolak Demi Masa Depan
Keberanian untuk menolak adalah langkah preventif untuk menjaga relasi dan moralitas pribadi. Remaja mesti memahami bahwa relasi yang sehat akan berdampak baik bagi perkembangan psikologis. Husin Agil dan Khadijah dalam Jurnal ILmiah PGSD Universitas Mandiri menjelaskan bahwa berpacaran bisa menumbuhkan energy positif dalam diri remaja, seperti; meningkatkan prestasi belajar, mengembangkan perilaku positif, membentuk kedisiplinan, mendapatkan perhatian dan dukungan emosional, memberi rasa aman, dan membentuk afeksi yang matang. Perilaku positif ini dengan sendirinya manjadi unsur pembentuk kepribadian remaja yang matang dan siap memasuki masa dewasa dengan segala dinamikanya. Untuk itu, perlu dibangun sikap dan karakter yang kuat untuk membentengi diri dari rayuan liar dan godaan pihak lain. Hemat penulis, berani menolak mesti menjadi sikap yang dipegang teguh. Menolak bukan berarti menentang dinamika biologis tubuh, melainkan menjunjung tinggi integritas diri dan moralitas, serta menjamin masa depan yang lebih baik.