Itu Hasrat Bukan Cinta; Refleksi Seorang Remaja tetang Dinamika Masa Remaja
Oleh Sefrianus Wiparlodi Maang, Siswa Kelas XII SMAS St. Gregorius Reo
Adanya Perubahan Prioritas
Kedekatan yang semakin mendalam menimbulkan pengelolan emosional yang kurang tepat. Banyak remaja pada masa SMA seringkali berlebihan dalam mengatur pengelolaan emosional hingga menyebabkan pergeseran prioritas yang signifikan. Seringkali, urusan sekolah dianggap sepele demi meluangkan waktu bersama kekasih. Tanggung jawab akademik dan kepatuhan terhadap norma keluarga sering terabaikan demi ada bersama dengan pasangan. Lebih jauh lagi, kecenderungan ini juga kerap berujung pada pelanggaran norma-norma umum dalam masyarakat, sehingga kegagalan dalam mengelola hasrat dapat berujung pada resiko fatal seperti kehamilan di luar nikah. Dampak lebih lanjutnya adalah stigmatiasi sosial, isolasi diri, gangguan psikologis, dan putus sekolah. Oleh karena itu, perlu ada perhatian lebih lanjut, mengingat pentingnya masa SMA sebagai fondasi bagi masa depan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pacaran berpengaruh terhadap akhlak sebesar 87,8% sedangkan sisanya sebesar 12,2% disebabkan oleh faktor atau variabel lain. (Kinsky, 2024).