Cerdas Digital Saja Tidak Cukup: Haruskah Psikologi Jadi Pelajaran Wajib di Sekolah?
Oleh: Apriska Stevi Pando, Siswi Kelas XII SMAS St. Gregorius Reo
Penerapan mata pelajaran psikologis ini nantinya , penulis ajukan untuk tidak bersifat teoritis semata saja yang sama dengan mata pelajaran yang lainnya seperti matematika, sains, dan bahasa. Melainkan pembelajaran dilakukan secara aplikatif melalui diskusi, simulasi dan refleksi diri. Dan pembelajaran psikologis ini harus dilakukan secara terstruktur, agar siswa bisa memperoleh pemahaman dasar tentang kesehatan mental sebelum menghadapi persoalan yang lebih serius lagi nantinya di mana-mana yang akan datang baik dilihat dari dinamika sosial yang kompleks dilingkungan sekolah maupun di dunia maya. Meskipun pelaksanaan mata pelajaran psikologis pada sekolah menengah pasti memerlukan perencanaan yang matang, termasuk penyediaan tenaga pendidik kompeten dan kurikulum yang saat ini semakin relevan. Namun masalah kesehatan psikologis saat semakin meningkat pesat dan perlu adanya tindakan cepat atau agresif di era digital saat ini.
Selain itu juga, Karena tindakan ini merupakan investasi jangka panjang bagi kualitas sumber daya manusia. Apalagi juga era persaingan global saat ini kemampuan beradaptasi sangat dibutuhkan. Serta individu yang memiliki kesehatan psikologis yang baik, produktif, kreatif, dan mampu bekerja sama. Ketahanan mental juga merupakan faktor yang paling mendasar atau utama dalam menghadapi perubahan zaman yang cepat dan tidak terduga.