Syukuran Pengukuhan Guru Besar Uskup Labuan Bajo Diisi dengan Launching Buku

Oleh RD. Frans Nala (Sekjen KLB) dan Wall Abulat (Kontributor Jakarta. Indobesiaraya.co.id Flores)

Sekda Manggarai Barat, Bapak Fransiskus Sales Sodo, mengatakan bahwa Mgr. Maksi merupakan sosok yang selalu memberi kejutan. “Pada saat terpilih menjadi Uskup pertama Keuskupan Labuan Bajo, kami semua terkejut. Demikian juga, sekarang ketika beliau dikukuhkan sebagai Guru Besar. Kami sangat berbangga, dan mengharapkan kejutan-kejutan lain yang akan datang dan menginspirasi kami semua. Mewakili Pemda Manggarai Barat dan unsur Forkopimda, kami mengucapkan selamat atas pencapaian istimewa ini. Kiranya kita terus membangun sinergi dan kolaborasi dalam karya-karya baik untuk membangun daerah dan Keuskupan ini,” kata Sales Sodo.

Selanjutnya, Mgr. Maksi, dalam sambutannya, menyentil kembali apa yang disampaikannya dalam pidato pengukuhan Guru Besar tentang “apakah perlu seorang Uskup menjadi guru besar”. Ini pertanyaan refleksi sekaligus tantangan bagaimana mewujudkan panggilan Guru Besar dalam karya nyata.

“Bagi saya, pengukuhan Guru Besar ini memperkaya pelayanan. Kadang banyak hal yang dituntut dari seorang Guru Besar, saya tidak bisa penuhi. Namun, jabatan sebagai profesor membantu saya untuk melihat pelayanan secara lebih kaya dan luas. Saya memaknainya untuk mengabdi kepada sesama dan keutuhan ciptaan. Inilah muara dari semua yang kita capai dalam hidup ini. Tentu juga ini bukan semata hasil perjuangan saya sendiri, tetapi berkat kerja kolaboratif kita semua. Karena itu, terima kasih atas segala bentuk dukungan yang telah diberikan,” ungkap Prof. Maksi Regus. ***

Berita Terkait
Tinggalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan ditampilkan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More