Syukuran Pengukuhan Guru Besar Uskup Labuan Bajo Diisi dengan Launching Buku

Oleh RD. Frans Nala (Sekjen KLB) dan Wall Abulat (Kontributor Jakarta. Indobesiaraya.co.id Flores)

Lahir di Todo, Manggarai, 23 September 1973, beliau meniti pendidikan dari Seminari Pius XII Kisol, STFK Ledalero, hingga meraih gelar magister di Universitas Indonesia, dan doktor di Tilburg University, Belanda. Ketekunannya dalam dunia akademik mengantarkannya menjadi Guru Besar dan telah dikukuhkan pada 8 Mei 2026.

Namun, seorang intelektual sejati tidak hanya dikenang karena jabatan akademiknya, tetapi karena gagasan-gagasannya yang terus menyala dan memberi terang bagi banyak orang. Dan terang itu kini hadir melalui peluncuran dua karya monografi terbaru: Trilogi Pemikiran Paus Fransiskus: Iman, Alam, dan Persaudaraan dan Paus Leo XIV: Menyambung Warisan, Menjawab Tantangan Zaman.

Buku pertama, Trilogi Pemikiran Paus Fransiskus, ibarat sebuah peziarahan rohani yang mengajak kita berjalan bersama Gereja dan dunia. Di dalamnya, iman tidak ditempatkan jauh di langit yang abstrak, melainkan hadir di tengah bumi yang terluka, di tengah jeritan orang miskin, dan di tengah kerinduan manusia akan persaudaraan sejati. Melalui refleksi atas Lumen Fidei, Laudato Si’, dan Fratelli Tutti, kita diajak melihat bahwa iman kristiani sejati selalu melahirkan kepedulian: kepada sesama, kepada rumah bersama, dan kepada masa depan kemanusiaan. Buku ini seperti suara lonceng yang mengingatkan dunia bahwa iman tanpa kasih dan tanggung jawab ekologis akan kehilangan daya profetisnya.

Berita Terkait
Tinggalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan ditampilkan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More