Joko Widodo, Petarung Tanpa Gaduh
Oleh Dionisius Ngeta, S. Fil Tinggal di Bukit Nangahure Maumere
Karena itu, menang dalam perpolitikan bukan soal mengalahkan lawan, berkoar-koar di media untuk sebuah pencitraan, tetapi bagaimana mengambil dan menjaga hati masyarakat. Dalam dan dengan diam tanpa gaduh, Jokowi justeru telah merawat dan memenangkan hati masyarakat. Legitimasi politik oleh masyarakat terhadapnya tetap terjaga. Bahkan masyarakat menjadi garda terdepan membelanya ketika banyak serangan yang menjatuhkannya.
Managemen komunikasi politik tanpa kegaduhan yang diterapkan Jokowi menegaskan bahwa sesungguhnya dominiasi politik dapat diraih tidak hanya dengan suara keras dan perkelahian di media sosial, tapi dengan tanpa kegaduhan atau kekerasan. Bukan siapa yang selalu suara keras di media, tapi siapa yang selalu bertahan pada jalan kebenaran dan tak akan takut pada ketidakadilan dan kejahatan yang dilakukan.***