Imperium Global: Berhala Baru Zaman Modern
Oleh Pascual Semaun, Mahasiswa Jurnalistik, Universitas Americana Paraguay, Amerika Latin
Demokratisasi Teknologi dan Kedaulatan Digital
KTT New Delhi menegaskan empat poros utama untuk menghadapi dominasi teknologi
global. Pertama, demokratisasi sumber daya teknologi, yakni akses terhadap chip canggih,
infrastruktur komputasi, dan model AI tidak boleh monopoli negara atau perusahaan di
Global North. Pendekatan ini berfungsi sebagai upaya redistribusi kekuasaan dan legitimasi
global.
Kedua, kedaulatan digital menekankan bahwa setiap negara harus memiliki kapasitas
mengembangkan model AI sesuai konteks lokal—bahasa, budaya, dan kondisi sosial. Data
nasional dan infrastruktur digital dianggap bagian dari kedaulatan politik yang harus dijaga,
sehingga negara berkembang tidak sepenuhnya bergantung pada aktor asing.
Ketiga, AI untuk kepentingan sosial menegaskan bahwa teknologi harus diarahkan untuk
sektor strategis seperti pendidikan, kesehatan, dan pertanian. Tujuannya adalah mengurangi
kesenjangan struktural dan mendorong inklusi digital. Keempat, regulasi berbasis risiko
menekankan keseimbangan antara inovasi dan keamanan. Dengan empat poros ini, tata
kelola teknologi menjadi lebih adil, inklusif, dan manusiawi, sekaligus menantang
konsentrasi kekuasaan global.