Guru Menyalakan Cahaya Pengharapan di Tengah Gelombang Zaman (Catatan Refleksi Hari Guru Nasional)

Oleh Gregorius Ambot, S.Pd, Gr (Guru di SMAS St. Gregorius Reo)

Oleh karena itu, refleksi Hari Guru ini harus menjadi momentum bagi pemerintah untuk hadir secara nyata.

Pertama, kami meminta negara menjamin perlindungan hukum yang mutlak bagi guru dalam menjalankan tugas mendidik dan mendisiplinkan siswa. Jangan biarkan guru ragu menegakkan karakter karena bayang-bayang kriminalisasi.

Kedua, runtuhkan tembok dikotomi antara sekolah negeri dan swasta. Pengabdian kami sama, beban mendidik anak bangsa pun sama beratnya. Maka, kami meminta pemerintah melalui Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah untuk membuka kesempatan yang adil dan seluas-luasnya bagi guru swasta untuk diangkat menjadi ASN PPPK tanpa harus meninggalkan sekolah induknya atau dipersulit oleh birokrasi. Kesejahteraan dan status tidak boleh lagi membeda-bedakan di mana kami mengabdi.

Mari kita rapatkan barisan. Jangan biarkan sekat status atau rasa takut memecah persaudaraan kita. Teruslah mendidik dengan hati, teruslah menjadi pelita di tengah kegelapan zaman.

Selamat Hari Guru Nasional 2025 dan HUT PGRI ke-80. Jayalah Guru Indonesia! ***

Berita Terkait
Tinggalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan ditampilkan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More