Aksi di Kedubes Vatikan. Ada Apa?
Oleh Yustinus Prastowo, Umat Keuskupan Bogor & Mantan Staf Khusus Menteri Keuangan Sri Mulyani, kini menjadi Staf Khusus Gubernur DKI Pramono Anung.

Tampaknya kita mesti menyadari ada yang salah dan masalah di internal Gereja. Barangkali kita ini hipokrit, menjalankan hidup-ganda dengan menyembah Tuhan dan Mammon sekaligus. Dalam situasi seperti ini menjadi tak penting berapa orang yang mendukung kita. Ini jika kita sepakat kita tak sedang menang-menangan. Bahkan saya mendapat kabar banyak pastor yang mestinya bisa dengan mudah mengambil sikap hitam-putih, tetiba menjadi abu-abu.
Saya tak pesimis. Kebenaran akan menemukan jalannya sendiri. Dan saya secara sadar dan bertanggung jawab telah memilih jalan saya. Barangkali berisiko, tapi hidup ini cuma sekali, dan saya ingin sesekali berarti. Martin Luther banyak dihujat dan baru memperoleh pengakuan baik dan tulus dari Vatikan, 500 tahun kemudian.
Sesuai bidang keilmuan saya, saya akan fokus pada pemeriksaan aspek keuangan saja. Kebetulan saya sudah membaca dan sedang mempelajari dengan cermat dan mendalam laporan keuangan dan dokumen-dokumen otentik lain terkait RS Misi Lebak. Ini pintu masuk polemik dan titik tengkar awal. Saya tidak mau berdebat teologis dan dogmatis, termasuk masuk ke sensasi isu perempuan. Bagi saya semua ini urusan moral publik yang seharusnya tak rumit.