Rendahnya Nilai Ujian TKA: Cerminan Lemahnya Literasi dan Numerasi di NTT
Oleh Katarina Aurelia Saridan, Siswi SMAS St. Gregorius Reo
Rendahnya hasil Tes Kemampuan Akademik (TKA) tidak hanya menggambarkan hasil ujian semata, tetapi juga menunjukan adanya persoalan mendasar dalam dunia pendidikan di NTT, terutama aspek literasi dan numerasi. Kedua kemampuan ini merupakan fondasi utama bagi proses belajar siswa di semua jenjang pendidikan. Tanpa literasi yang baik siswa akan kesulitan memahami teks maupun materi pelajaran. Sementara itu, tanpa numerasi yang memadai, siswa akan mengalami kesulitan dalam memahami konsep matematika serta memecahkan persoalan yang berkaitan dengan angka.
Fakta di lapangan menunjukkan bahwa tingkat literasi dan numerasi di NTT masih tergolong rendah. Data menunjukakan bahwa pada tingkat SMA, hanya sekitar 24,7 % siswa berada pada kategori baik dalam literasinya, sisanya berada pada kategori sedang, kurang, bahkan sangat rendah. Kondisi numerasi bahkan lebih memprihatinkan, karena hanya sekitar 15,81 % siswa yang berada pada kategori baik dalam kemampuan berhitung dan memahami konsep matematika.