Pegiat Konservasi Desa Nanga Bere Lepasliarkan 422 Tukik Penyu

Beberapa tahun kemudian, kegiatan mereka mendapat perhatian dari anak muda di Desa Nanga Bere. Mereka ikut bergerak secara sukarela melakukan hal yang sama. Di penghujung tahun 2021,  terbentuklah kelompok Pemuda Peduli Konservasi (IPPK) yang diketuai oleh Fadil Mubaraq.

Kelompok ini dibentuk untuk mendukung keberadaan kelompok pelestari penyu yang  telah aktif melakukan kegiatan  konservasi sejak tahun 2017 silam. IPPK membantu promosi dan menghadirkan fasilitas pendukung kegiatan yaitu pusat pelestarian penyu yang terdiri dari rumah pelindung, bak pembesaran dan tempat peneluran.

“Fasilitas pendukung tersebut berasal dari dana CSR Pertamina Foundation”, kata Fadil.

Dia berharap, kegiatan pelestarian penyu di Desanya mendapat dukungan dari masyarakat luas dan  pemerintah demi keberlanjutan kegiatan konservasi di kawasan itu. *(Robert Perkasa)

Berita Terkait
Tinggalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan ditampilkan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More