Membangun Masa Depan Manggarai Melalui Jembatan Digital
Oleh Klementius Moreno Hadiputra Lode, Siswa SMAS St. Gregrorius Reo
Ruang teknologi yang ada menumbuhkan semangat anak muda manggarai untuk berkarya dan berkreasi. Tidak mengherankan jika saat ini banyak anak muda mulai menjalankan bisnis di ruang digital seperti menjadi konten Kreator, berjualan produk-produk atas asas kemandirian. Ini adalah bentuk kemandirian baru. Selain itu, bidang ini membuka peluang besar bagi generasi muda untuk menciptakan lapangan pekerjaan bagi diri mereka sendiri dan orang lain. Sayangnya, pekerjaan semacam ini sering kali dipandang sebelah mata dan belum sepenuhnya dipahami oleh orang tua, dianggap sebagai pekerjaan sampingan yang tidak menjanjikan masa depan. Akibatnya, muncul keraguan ketika anak ingin mendalami pendidikan dalam bidang digital. Sementara itu, anak muda melihat dunia digital sebagai bagian dari masa depan yang terus berkembang, sehingga mereka merasa perlu mempersiapkan diri sejak sekarang untuk menghadapi perubahan yang akan datang.
Menurut laporan e-Conomy SEA 2025 yang disusun oleh Google, Temasek, dan Bain & Company, ekonomi digital Indonesia diperkirakan telah mencapai nilai yang signifikan dengan kontribusi besar dari sektor perdagangan online dan layanan berbasis teknologi, menandakan bahwa potensi ekonomi digital bukan sekadar wacana, tetapi kenyataan yang terus berkembang. Melihat berbagai fakta transformasi digital itu, rasa-rasanya perlu menciptakan ruang untuk mendukung pemanfaatan ruang bebas digital untuk eksplorasi bisnis yang digerakkan oleh generasi muda di Manggarai. Sebagai pembanding, transformasi digital dalam dunia pendidikan tidak saja sekadar perubahan sosial yang dipelajari tetapi juga dialami demi menciptakan pendidikan berkualitas dan adaptif dengan perubahan zaman.