Unika St. Paulus Ruteng Kukuhkan 29 Mahasiswa Kader Pemimpin Transformatif

Laporan Selvianus Hadun, Humas Unika St. Paulus & Wall Abulat, wartawan Pojokbebas.com.

“Kaderisasi ini bukan sekadar pelatihan, melainkan proses formasi hidup yang membentuk iman, karakter, dan kepemimpinan,” tegasnya.

Tim pembina menerapkan pendekatan experiential learning, refleksi personal, partisipasi aktif, dan pembelajaran kolaboratif.

Setelah melalui tahap evaluasi yang dilaksankan pada 19 – 21 Februari 2026 menunjukkan peserta mengalami transformasi nyata: peningkatan kedewasaan sikap, disiplin, keberanian memimpin, empati sosial, serta konsistensi dalam praktik doa dan refleksi.

Fransiskus menambahkan bahwa praktik spiritual harian, pengalaman sosial langsung, dan dinamika kelompok memberi dampak paling kuat dalam proses pembinaan.

Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan, Dr. Fransiskus Sawan, M.Pd.. Foto Selvianus Hadun.

 

Kampus Tegaskan Peran Kader sebagai Terang Intelektual

Pada misa dan pengukuhan kader, Wakil Rektor I Bidang Akademik, Dr. Marselus Ruben Payong, M.Pd. mengajak para kader menghadapi krisis makna, relativisme nilai, dan derasnya arus digitalisasi dengan identitas yang kokoh.

Berita Terkait
Tinggalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan ditampilkan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More