Sarwendah Perdana Rayakan Imlek Tanpa Ayah dan Betrand

Tak hanya itu.  Semua yang berwarna merah pun harus dihindari, mulai dari baju merah, hingga angpau berwarna merah.

Meski demikian bagi-bagi angpao tetap boleh dilakukan asalkan tidak menggunakan amplop warna merah.

“Kasih pengertiannya mereka, dah ngerti sih. Yeye belum setahun yah, gak boleh ada barongsai di rumah yah. Ada malam malam makan bersama di luar juga. Ada barongsai, jadi kita bilang anak-anak barongsainya belum bisa kita ajak ke rumah yah,” kata Sarwendah.

“Ya tanpa barongsai, tanpa busana merah, tanpa angkpao merah,” lanjut Sarwendah.

Sarwendah juga mengakui bahwa perayaan Imlek tahun ini jadi berbeda.

Karena jika ayahnya masih ada, maka perayaannya akan menjadi lebih  seru lagi.

“Pastilah, mereka bilang kalau ada Yeye (ayah-Red) pasti lebih heboh lagi, lebih seru lagi, lebih meriah lagi. Karena Yeye kan orangnya cheerfull banget. Pasti ada kehilangan itu tapi tetap harus dijalanin kan,” kata Sarwendah.

Sarwendah bahkan tidak menampik kalau dirinya masih merasa sangat sedih ketika melihat foto mendiang ayahnya.

Berita Terkait
Tinggalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan ditampilkan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More