Menjaga Nyala Lilin Pendidikan Katolik di Tengah Dominasi Sekolah Negeri
Oleh Pius Jemadu, S.Fil, Penyuluh Agama Katolik pada Kantor Kementerian Agama Kabupaten Manggarai
Padahal, sekolah Katolik memiliki keunggulan yang sangat berharga. Pendidikan Katolik menempatkan manusia sebagai pribadi utuh yang harus berkembang secara intelektual, emosional, sosial, dan spiritual. Nilai kasih, kejujuran, disiplin, solidaritas, dan penghargaan terhadap sesama menjadi fondasi penting yang terus diajarkan. Di tengah dunia yang semakin individualistis dan kompetitif, pendidikan karakter seperti inilah yang sebenarnya sangat dibutuhkan.
Karena itu, sekolah Katolik perlu melakukan pembaruan dan penguatan diri. Peningkatan kualitas guru, pengembangan fasilitas, penggunaan teknologi digital, serta inovasi pembelajaran menjadi langkah penting agar sekolah Katolik tetap relevan dan diminati. Selain itu, identitas Katolik harus terus dijaga melalui pendidikan iman, pelayanan, dan budaya sekolah yang mencerminkan nilai-nilai Kristiani.
Dukungan umat juga menjadi hal yang sangat penting. Sekolah Katolik tidak dapat berjalan sendiri tanpa perhatian Gereja, alumni, orang tua, dan masyarakat. Semangat memiliki dan menjaga sekolah Katolik harus kembali dihidupkan agar lembaga pendidikan ini tidak kehilangan arah dan perlahan menghilang.