Menjaga Nyala Lilin Pendidikan Katolik di Tengah Dominasi Sekolah Negeri

Oleh Pius Jemadu, S.Fil, Penyuluh Agama Katolik pada Kantor Kementerian Agama Kabupaten Manggarai

Kemunduran sekolah Katolik tampak nyata dalam berbagai situasi. Ada sekolah yang dahulu ramai kini hanya memiliki sedikit peserta didik. Beberapa sekolah mengalami kesulitan membayar tenaga pendidik dan merawat fasilitas pendidikan. Bahkan di sejumlah tempat, sekolah Katolik terpaksa menutup operasional karena tidak mampu bertahan menghadapi perubahan zaman dan persaingan pendidikan yang semakin ketat. Kondisi ini tentu menjadi keprihatinan bersama, terutama bagi Gereja dan masyarakat Katolik yang melihat pendidikan sebagai bagian penting dari misi pelayanan.

Meski demikian, kemajuan sekolah negeri tidak sepenuhnya menjadi penyebab utama kemunduran sekolah Katolik. Tantangan internal juga ikut memengaruhi. Sebagian sekolah Katolik dinilai kurang melakukan inovasi dalam sistem pembelajaran, kurang memanfaatkan teknologi pendidikan, dan belum mampu menyesuaikan diri dengan kebutuhan generasi muda saat ini. Ada pula sekolah yang perlahan kehilangan identitas khasnya sebagai lembaga pendidikan berbasis iman dan karakter.

Berita Terkait
Tinggalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan ditampilkan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More