Kristus Yang Bangkit Mendahului Kita ke Galilea: Bangkit, Berjalan Bersama, dan Bersaksi (Mat. 28:7)

Surat Gembala Prapaskah/Paskah 2026 Uskup Labuan Bajo

Keempat,Galilea masyarakat. Iman Paskah tidak berhenti di dalam Gereja. Kebangkitan Kristus mengutus kita ke tengah kehidupan sosial.Kejujuran, tanggung jawab, solidaritas, dan keadilan adalah wujud kesaksian iman. Murid Kristus dipanggil menjadi garam dan terang dunia (Mat. 5:13–16). Iman yang bangkit harus tampak dalam kehidupan bersama.

Kelima,Galilea ekologis. Bagi kita di Keuskupan Labuan Bajo, Galilea memiliki wajah konkret: tanah, laut, hutan, dan kehidupan masyarakat yang menjadi rumah bersama.Labuan Bajo dikenal sebagai destinasi pariwisata yang memikat. Keindahan ini adalah anugerah. Sekaligus tanggung jawab besar demi generasi masa depan. Pariwisata boleh berkembang, tetapi ciptaan tidak boleh rusak. Kita dipanggil merawat Galilea ekologis Labuan Bajo. Gereja mendukung dan menghargai komitmen banyak pihak—seperti pegiat lingkungan, lembaga swadaya masyarakat, media—yang secara konsisten menyuarakan secara kritis berbagai kemungkinan salah arah pengolalaan pariwisata dan lingkungan. Sebuah awasan profetik bahwa kehidupan lebih berharga daripada keuntungan sesaat. Kita harus melindungi segenap kawasan utama penyangga masa depan kehidupan.  Alam adalah ciptaan yang dipercayakan kepada manusia untuk dirawat. Paus Fransiskus menegaskan bahwa bumi adalah rumah bersama yang harus dijaga demi generasi mendatang (Laudato Si’, 1).

Berita Terkait
Tinggalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan ditampilkan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More