Allah adalah Kasih
Dalam bacaan kedua, Yohanes mengatakan bahwa:
(a) Allah adalah kasih. Ia mengasihi kita. Tanpa kita mengasihi Dia lebih dulu.
(b) Karena itu kita harus saling mengasihi. Dengan itu Allah ada dalam kita, kita dalam Dia. Dan kasih itu menjadi sempurna.
(c) Kasih adalah tanda seseorang datang dari Allah dan mengenal Allah. Tanda kasih Allah adalah Ia mengutus AnakNya ke tengah-tengah kita sebagai silih atas dosa-dosa kita.
(d) Karena itu siapa yang percaya Kristus adalah Anak Allah, Allah berada dalam dia, dan Dia dalam Allah.
Hati Tenang, Lemah Lembut dan Rendah Hati Akan Mengenal Allah
Dalam bacaan Injil, dalam doaNya, Yesus menyampaikan beberapa hal penting.
(a) Allah menyembunyikan Kerajaan dari orang cerdik dan pandai. Tapi dinyatakan kepada orang kecil. Itu yang berkenan pada hati Allah.
(b) Yang mengenal Allah adalah Yesus dan orang yang kepadaNya Yesus berkenan menyatakanNya.
(c) Yesus itu lemah lembut dan rendah hati. Ia mengundang yang berbeban berat untuk datang kepadaNya.