Pastor, Suster, dan Elemen Umat Paroki Reo Antusias Ikuti Launching Tahun Sinode 2026

Laporan Wall Abulat (Jurnalis Florespos & Pojokbebas)

Romo Mansu mengutip salah satu perikope Sabda Bahagia “Berbahagialah yang berduka cita  karena mereka akan dihibur.”

Dengan Sabda Bahagia ini, lanjut Romo Mansu,  Yesus mau mengingatkan kita  bahwa menuju kebahagiaan bisa terjadi  karena kita harus melewati pengalaman dukacita. “Berduka citalah sebelum kemudian menikmati kebahagiaan. Bersusah-susah dahulu, bersenang-senang kemudian.Untuk itu, pengalaman dukacita mestinya tidak membuat kita mati langka dalam proses menuju pengalaman bahagia yang tentu kita semua impikan,” katanya.

Mengutip spirit tema Sinode, Romo Mansu menggarisbawahi bahwa dukacita tidak menghalangi kita  untuk terus dan selalu berziarah dalam pengharapan.

“Pantang pupus harapan, tetap berlangka dengan kepala tegak dengan penuh optimisme sehingga kebahagiaan di masa depan sudah mulai kita  alami sekarang, betapa pun  dengan pelbagai pengalaman  dukacita yang tidak terhindarkan.a’

Untuk itu, lanjut Romo Mansu, iman  yang tampak dalam doa penuh penyerahan diri  dan tak kunjung putus dan persaudaraan yang senantiasa  terbangun solid, serta semangat missioner ntuk terus menaburkan kasih serta pengharapan  seharusnya menjadi  andalan kekuatan.

Berita Terkait
Tinggalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan ditampilkan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More