Pastor, Suster, dan Elemen Umat Paroki Reo Antusias Ikuti Launching Tahun Sinode 2026

Laporan Wall Abulat (Jurnalis Florespos & Pojokbebas)

Romo Mansu mengingatkan elemen umat agar tidak sekadar bekerja, tetapi hendaknya bekerja terarah sesuai  tujuan, atau target-target yang mesti dicapai.

“Tujuan atau target misalnya dari kerja kita selenggarakan  pertemuan Sinode dalam 4 atau 5 tahap di tingkat keuskupan adalah hasil rekomendasi-rekomendasi  yang memberi arah pastoral Gereja Keuskupan Ruteng tahun depan. Arah ziarah kita sebagai anggota Gereja Keuskupan Ruteng,” kata Romo Mansu.

 

Butuh Pengorbanan

Romo Mansuetus dalam homilinya juga mengingatkan umat bahwa dalam proses bekerja  sudah pasti menuntut pengorbanan baik waktu, tenaga, maupun material.

“Korban waktu, tenaga, dan pasti juga materi (dana) seingga dalam kemanusiaan kita bisa terjadi kita dihantui perasaan galau. Sudah terbukti, pada tim panitia rapat pleno DPP/DKP kita berkorban. Berkorban duduk bersama selama seminggu untuk bahas setumpuk rencana kegiatan yang diturunkan oleh Puspas untuk ditindaklanjuti  dari bulan ke bulan selama setahun ini. Perayaan galau pun tidak terhindarkan ketika membayangkan pengorbanan yang lebih lagi dituntut dalam aksi-aksi nyata menindaklanjuti pelbagai program yang begitu banyak,” katanya.

Berita Terkait
Tinggalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan ditampilkan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More