Berkubang dalam Korupsi yang Membumi; Ketika Kejujuran Jadi Barang Langka di Indonesia
Oleh Ludofikus Arsenius Nanggur, Mahasiswa STIPAS St. Sirilus Ruteng
Kesimpulan
Korupsi meskipun sudah menjadi masalah yang membumi di Indonesia, namun sebenarnya masih ada harapan untuk berubah jika ada kesungguhan dari berbagai pihak, baik pemerintah, masyarakat maupun sektor swasta, khusnyaa juga adalah dalam diri koruptor itu sendiri. Hal ini didasari oleh pentingnya peran pengendali sekaligus pengawas untuk memastikan kegiatan atau aktifitas para pemangku kepentingan dalam perusahaan. Selain itu saya menyarankan pentingya pendidikan karakter di usia dini. Tujuanya adalah menanamkan sikap tanggug jawab dan anti-korupsi demi kepentingan masa depan yang baik.
Adapun kejujuran bisa kembali dihargai sebagai nilai utama dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Bisa juga berupa ajakan untuk bersama-sama berjuang melawan korupsi demi masa depan Indonesia yang lebih baik. Kejujuran itu mudah bagi orang yang paham tentang apa arti kejujuran, namun terasa sulit bagi orang tak mengerti indahnya nilai-nilai kejujuran. Hancurnya sebuah harapan adalah karena adanya kebohongan akibat ketidakjujuran yang minim. Maka dari itu, pentingnya menjaga nilai-nilai kejujuran baik dalam keluarga, pendidikan, serta lingkungan masyarakat luas sejak dini adalah fondasi kuat untuk melangkah demi kebaikan bersama.***