Benih Ilmu yang Melayani, Iman yang Mengakar, dan Karakter yang Berintegritas

Refleksi Dimensi Spiritual Pelaksanaan Pengabdian Masyarakat dan Penutupan Masa Bimbingan Mahasiswa Baru Prodi Agroteknologi STIPER Flores Bajawa di Desa Inegena 12-15 Februari 2026

 

Misa Kudus Harian Pagi (Jumat,13-02-2026) yang dipersembahkan oleh Romo Rofinus Neto Wuli (Kepala LPMAI STIPER-FB) diikuti para Mahasiswa Baru, Panitia Prodi Agroteknologi, Unsur HMP, para Dosen Pendamping, dan Masyarakat desa Inegena dan Umat Stasi Wolomeli. Foto istimewa.

 

  1. Hidup Berdimensi Kedalaman, Bukan Sekadar Formal dan Seremonial

Dalam Injil (Mat 5:20–37), Yesus Kristus berkata:

“Jika hidup keagamaanmu tidak lebih benar daripada ahli-ahli Taurat dan orang Farisi, kamu tidak akan masuk ke dalam Kerajaan Surga.”

Yesus tidak puas dengan iman yang hanya di luar, yang hanya formal dan seremonial.
Ia mengajak kita masuk ke kedalaman hati: 1) bukan hanya tidak membunuh, tetapi juga tidak menyimpan amarah; 2) bukan hanya tidak berbuat dosa lahiriah, tetapi juga menjaga kemurnian hati; 3) bukan hanya berkata-kata manis, tetapi hidup jujur: “Jika ya, katakan ya; jika tidak, katakan tidak.”

Ini pesan penting bagi semua kita, khususnya generasi muda dan dunia akademik:
integritas lebih penting daripada sekadar prestasi. Integritas dipahami sebagai satunya kata dan perbuatan. Sejalan dengan adagium Latin: “Verba Docent Exempla Trahunt”, yang artinya “Kata-kata Mengajar, Contoh teladan-Tindakan menarik”.

Berita Terkait
1 Komen
  1. Rofinus Neto Wuli berkata

    Terima kasih berlimpah Media POJOKBEBAS. Teruslah menjadi Berkat bagi banyak orang dan NKRI.

Tinggalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan ditampilkan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More