Sarwendah Perdana Rayakan Imlek Tanpa Ayah dan Betrand
JAKARTA, Pojokbebas.com – Perayaaan Imlek 2026 memang terasa berbeda bagi Sarwendah.
Selain tidak adanya sosok sang ayah, perayaan Imlek kali ini terasa lebih bersahaja bagi Sarwendah.
Hal itu terjadi karena kepergian sang ayah selamanya, yang belum genap setahun.
Seperti diketahui bahwa ayah Sarwendah, Hendrik Lo, meninggal dunia pada 19 Juli 2025 di usia 63 tahun,
Dalam tradisi Cina, masa berkabung bagi keluarga dilakukan dalam waktu satu tahun setelah sang ayah pergi selamanya.
Karena itu pula, kemeriahan Imlek tahun ini tidak sepenuhnya dijalani oleh keluarga Sarwendah sebagai pantangan selama masa berkabung.
“Karena katanya kan kebetulan Yeye (ayah-Red) belum setahun jadi gak boleh bikin kue lapis dulu tapi makanan wajibnya sabu-sabu,” kata Sarwendah di Jakarta, Selasa (17/2).
Banyak rangkaian tahun baru Cina yang sengaja dihindari karena belum satu tahun ayahnya tiada.
Salah satu yang tidak boleh dilakukan adalah membuat kue lapis, yang menjadi simbol rejeki yang datang berlapis-lapis.
Acara makan malam keluarga yang dijalani Sarwendah juga tidak boleh berlebihan, karena semua masih dalam suasana berkabung.