Mengapa Pendidikan Karakter Menjadi Prioritas Utama dalam Dunia Pendidikan?
Oleh Legiandra Sakam, mahasiswa prodi Pendidikan Keagamaan Katolik, STIPAS St. Sirilus Ruteng
Gelobalisasi membawa dampak positif seperti kemudahan dalam mengakses informasi, dan pertukaran budaya, tetapi juga membawa dampak yang negatif seperti lunturnya nilai-nilai budaya lokal, meningkatnya individualisme, serta masuknya gaya hidup yang tidak selalu sesuai dengan nilai luhur bangsa. Peserta didik perlu dibekali dengan nilai-nilai seperti tanggung jawab, disiplin, kerja keras, toleransi, solidaritas, dan cinta tanah air agar mampuh menyaring pengaruh luar secara bijaksana. Dengan karakter yangb kuat, generasi muda tidak mudah terombang-ambing oleh arus perubahan, melainkan mampu berdiri teguh pada perinsip yang benar.
Sekolah bukan hanya tempat belajar teori, tetapi tempat juga tempat pembentukan keperibadian. Ketika nilai-nilai seperti kejujuran, saling menghormati, empati, dan kerja sama ditanamkan sejak dini, maka hubungan antara guru dan siswa akan akan harmonis. Kasus perundungan, kekerasan, dan pelanggaran disiplin dapat diminimalkan jika Pendidikan karakter diterapkan secara konsisten dalam setiap aktivitas sekolah. Dengan demikian suasana belajar akan menjadi lebih aman, nyaman dan mendukung perkembangan peserta didik secara menyeluruh.