
Chiki Fawzi Ikut Bantu Korban Bencana Alam di Sumatera Utara, Kondisi Sulit
Susah payah melewati berbagai kesulitan dalam perjalanan, Chiki Fawzi lalu mengisahkan suka-dukanya ketika membuka dapur umum di lokasi bencana alam Sumatera Utara.
Ciki Fawzi dan para relawan butuh perjuangan keras agar mereka bisa menemui para korban banjir dan tanah longsonr di Sumatra utara.
Pasalnya, keterbatasan akses dan banjir yang masih merendam sebagian besar wilayah bencana Sumatra, membuat Ciki dan kawan-kawan harus berjalan kaki dari kampung ke kampung.
Mereka mengantarkan bungkusan makanan hangat, ke posko dan rumah-rumah warga, menghadirkan pemandangan menyedihkan.
Rupanya masih banyak warga korban banjir Sumatera yang sampai tujuh hari menahan lapar, karena persediaan makanan habis dan tak terjangkau oleh bala bantuan.
Bahkan mereka mengaku baru makan nasi yang layak setelah tujuh hari lamanya.
“Yang dikeluhkan mereka kelaparan. Kasihan, jadi semakin kita jalan ke dusun yang tidak terjangkau, banyak ibu-ibu, ini makanan pertama saya setelah tujuh hari,” kata Chiki.
“Aku lihat banyak orang desperate, kelaparan, bantuan yang kita bawa adalah warm food (makanan hangat-Red),” sambung Chiki.