Cerita Kondektur Aimere Selamat Dari Jurang Maut
Yos menambahkan, truk itu melaju dengan gigi dua dari arah Dahot. Tapi kemudian turun gigi satu tatkala memasuki tikungan menanjak (TKP). Lakalantas maut ini berawal saat mesin mobil mati total saat menanjaki tikungan tajam.
“Seandainya mesin mobil masih hidup, kejadiannya mungkin tidak separah ini. Sebab sopir masih bisa kendalikan mobil ke tebing. Tapi ini mesin langsung mati. Rem terkancing. Rem tangan tidak berfungsi hingga lari mundur ke jurang”, sambung Yos.
Ia menjelaskan dum truk itu milik bapak mantunya Kondradus De Buru (sopir truk) berasal dari Dusun Suka Maju RT/RW 06, Desa Aimere Timur, Kecamatan Aimere Kabupaten Ngada.
Kendaraan tersebut sering kali membawa muatan sepeda motor dan material pesanan lainnya bertonase 12-13 ton lintas Bali-Flores.
“Kemarin kendaraan ini disewa oleh seorang Haji dari Lombok. Muatan kulit kemiri dari Mano, Manggarai Timur bawa ke Bali.”, ujar Yos.
Terpantau Rabu pagi, dump truk naas itu masih ada di TKP.
“Kami sedang menunggu alat berat dan tronton sedang dalam perjalanan dari Aimere untuk evakuasi”, kata Yos.*(Robert Perkasa)