Bupati dan Wabup Rejang Lebong Bengkulu Terjaring Operasi Tangkap Tangan KPK

Budi juga menjelaskan, selain uang tunai, pihaknya juga mengamankan barang bukti lain berupa dokumen serta barang bukti elektronik.

Ia menambahkan, dari 13 orang yang diamankan, tiga orang merupakan aparatur sipil negara (ASN) Pemerintah Kabupaten Rejang Lebong dan empat lainnya berasal dari pihak swasta.

Dugaan Suap Proyek

KPK menangkap Fikri dan Hendri ditangkap terkait dugaan suap proyek di lingkungan pemerintah daerah Rejang Lebong.
Namun, Budi belum menjelaskan secara rinci proyek apa yang menjadi perkara dalam OTT tersebut.

“Dalam peristiwa tertangkap tangan ini, diduga terkait dengan suap proyek di lingkungan Pemkab Rejang Lebong,” kata Budi, Selasa (10/3).

Setelah diamankan di Bengkulu, sembilan orang yang dibawa ke Gedung Merah Putih KPK Jakarta untuk menjalani pemeriksaan lanjutan.

KPK Lakukan Penyelidikan Tertutup

Budi menjelaskan bahwa OTT KPK terhadap Fikri dan Hendri merupakan tindak lanjut dari kegiatan penyelidikan tertutup yang dilakukan tim KPK pada Senin malam di wilayah Rejang Lebong dan Bengkulu.

Berita Terkait
Tinggalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan ditampilkan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More