Warga Dua Kecamatan di Pulau Longos Berkomitmen Jaga Satwa Komodo dan 57 Jenis Burung Langka

Eksklusif Laporan Wall Abulat  (Wartawan Florespos.net & Pojokbebas) dan Rikardus Nardin (Kontributor)

Labuan Bajo, Pojokbebas.com –Warga dua Kecamatan di Pulau Longos, Kabupaten Manggarai Barat, Provinsi Nusa Tengga Timur (NTT) tepatnya Kecamatan Boleng (Desa Pontianak), dan warga  Kecamatan Macang Pacar (Desa Nanga Kantor Barat) berkomitmen untuk tetap menjaga satwa langka Komodo, 57 jenis burung, dan aneka keunikan lainnya di Pulau Longos.

Komitmen elemen warga ini disampaikan Kepala Desa Pontianak, Syarifudin, S.Ag dalam sambutannya ketika membuka kegiatan pelatihan peningkatan Kapasitas Kelompok Tani Hutan (KTH)   dan peningkatan Kapasitas Pengelolaan Keuangan dan Hasil Produksi  bagi warga dua desa di Pulau Longos yakni Desa Nanga Kanor Barat, Kecamatan Macang Pacar, dan warga Desa Pontianak, Kecamatan Boleng, Kabupaten Manggarai Barat sejak 10  hingga 13 Februari 2026.

Secara khusus Kades Syarifudin meminta warga untuk berpartisipasi aktif melestarikan satwa  komodo dengan cara  membantu mengendalikan  populasi anjing liar yang mengacam satwa mangsa, tidak berburu  satwa mangsa komodo (burung gosong dan kelelawar), dan segera melaporkan  kepada pihak otoritas (pemerintah desa atau Balai Besar KSDA NTT) apabila  terjadi konflik dengan satwa  komodo misalnya jika   ada komodo yang  masuk  ke dalam  area permukiman warga.

Berita Terkait
Tinggalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan ditampilkan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More