
Siswa dan Guru SMAS Katolik Santo John Paul II Maumere Luncurkan 4 Buku di Masa Pandemi Covid-19
“Mereka berani memilih kata dan menguraikannya menjadi untaian kalimat yang menarik. Ide-ide berbalut kreativitas dituangkan dalam tulisan.
Sebuah budaya baik yang harus tetap tumbuh dan menjadi kebiasaan. Semangat literasi dalam diri mereka (peserta didik) yang harus diapresiasi dan diberi dukungan serta bimbingan. Mereka memang belum dikategorikan menjadi penulis. Mereka insan muda yang suka dan siap menulis.Sungguh lentera yang siap dinyalakan dan jadi penerang dalam jalan literasi kedepan,” kata Yohanes.
Rangkaian Rindu, lanjut Yohanes, sebuah buku yang memberi tanda bahwa literasi harus selalu dijelajahi. Tak perlu muluk untuk memilih diksi yang terkesan luar biasa. Pemilihan kata yang sederhana, peserta didik
(penulis-penulis) mau berkisah tentang banyak hal. Mereka mengisahkan romantisme sebuah perkenalan yang kemudian menjelma menjadi persahabatan.
