Berani Mengkritik

Oleh Arnoldus Nggorong, Alumnus STFK Ledalero, tinggal di Labuan Bajo

Contoh lainnya adalah kasus korupsi yang menjerat Setia Novanto, Mantan Ketua DPR RI, yang terkenal dengan sebutan ‘papa minta saham’ (Detik.com, 30/12/2015). Kasus dugaan pemerasan yang dilakukan Firly Bahuri (kompas.com 9/8/2024), mafia tambang illegal (kompas.com 24/1/2024) dan beberapa kasus lain (dapat ditelusuri dalam jejak digital).

Kalau direfleksikan lebih dalam, hal beking-membekingi dalam kasus di atas menunjukkan ketidakpercayaan diri. Dikatakan tidak percaya diri karena si pelaku menggunakan faktor di luar dirinya sendiri untuk membela dirinya. Dengan kata lain, dia tidak percaya dengan kemampuan dirinya sendiri. Maka dari itu, si pelaku memanfaatkan unsur di luar dirinya demi memberikan dukungan terhadap dirinya sendiri.

Sisi lain perihal beking ini memberi petunjuk adanya potensi melanggar aturan. Bila melanggar aturan dengan sendirinya memperlihatkan adanya masalah. Seseorang yang terlibat dalam masalah akan merasa takut, ragu. Itulah kondisi yang membuatnya tidak percaya diri.

BACA JUGA:
Ignas Kleden: Cendekiawan Tulen dan Militan
Berita Terkait
Tinggalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan ditampilkan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. AcceptRead More