22 Penyakit Disebabkan Radikal Bebas (Bag.II)
Penerjemah: Pastor Dr. Alexander Jebadu, SVD, dosen, peminat dan pemerhati Kesehatan manusia modern pada IFTK Ledalero
Antioksidan merupakan zat yang menghambat dan mengatur pembentukan radikal bebas, serta mencegah atau memperlambat kerusakan sel yang disebabkan oleh radikal bebas. Oleh karena itu, antioksidan terkadang juga disebut sebagai “penangkal radikal bebas”.
Sumber antioksidan dapat berupa antioksidan alami atau antioksidan buatan. Namun, tubuh Anda juga memproduksi beberapa antioksidan, yang dikenal sebagai antioksidan endogen.
Yang terpenting, setiap antioksidan memiliki fungsi yang berbeda dan tidak dapat dipertukarkan dengan antioksidan lainnya. Oleh karena itu, sangat penting untuk memiliki pola makan yang beragam dan bervariasi.
MAKANAN KAYA ANTIOKSIDAN & MAKANAN SUPLEMEN
Makanan dan zat yang memiliki sifat antioksidan yang berasal dari luar tubuh (eksogen) meliputi:
#) Vitamin seperti Vitamin A, C, E, Q, N (asam alfa-lipoat), P (bioflavonoid), B1, B3, B6, B9:
A – ada dalam hati, ubi jalar, wortel dan kuning telur
C – ada dalam jeruk, buah kiwi, mangga, brokoli, bayam dan stroberi
E – ada dalam alpukat, kacang-kacangan, biji-bijian, dan gandum utuh
Vitamin Kelompok B – meliputi daging (terutama hati), makanan laut, unggas, telur, kacang-kacangan, sayuran berdaun hijau, dan biji-bijian.