Uskup Sipri Minta Umat Lanjutkan, Perjuangkan, dan Hidupkan Kembali Talenta Romo John Samur
Dengan kehangatan.
Dengan pelukan Allah yang menyentuh wajah kita dan menghapus air mata kita satu per satu.
Dan saya percaya, pada pagi terakhir itu, ketika Rm John berdandan rapi dan berseri-seri menyambut saya, sebenarnya Tuhan sedang menyiapkan perjamuan untuknya. Tuhan sedang mengoyakkan semua kain perkabungan: rasa sakit yang tak tertahankan, perut yang membesar, tubuh yang membengkak, organ-organ yang melemah, kemoterapi yang tak lagi mampu menyelamatkan.
Hari ini, Tuhan berkata kepadanya:
“Sudah cukup, anak-Ku.
Sekarang duduklah di meja-Ku.
Biarkan Aku yang menghapus air matamu.”
“Talenta yang dikembalikan” – Mat 25:14-21
Injil hari ini memperdengarkan sebuah perumpamaan yang sangat pas untuk hidup seorang imam: perumpamaan talenta. Talenta bukan tentang kemampuan. Talenta adalah kepercayaan. Dan Tuhan mempercayakan talenta besar kepada Rm John.
Dia adalah imam multi-talenta:
gembala umat, pendidik, kepala sekolah, pembangun gereja, kapela, sekolah, pelayan bagi orang kecil, pendorong pengembangan masyarakat.