Uskup Sipri Minta Umat Lanjutkan, Perjuangkan, dan Hidupkan Kembali Talenta Romo John Samur

Dua minggu yang lalu, entah mengapa, saya merasa terdorong untuk segera terbang dari Jakarta ke Rumah Sakit Elisabeth Semarang. Bukan karena saya belum pernah mengunjungi beliau sebelumnya—saya sudah datang sebelumnya dan memberi peneguhan—tetapi kali ini ada dorongan batin yang lain: “Pergilah, lihatlah dia.” Seolah hati saya tahu bahwa kunjungan itu bukan kunjungan biasa.

Dan ketika saya masuk ke ruangannya, saya melihat sesuatu yang tidak lazim. Rm John bersiap. Ia berdandan rapi, lebih rapi daripada biasanya. Ia tersenyum, meskipun tubuhnya sedang menanggung pertempuran besar: sakit gula yang sudah lama, masalah empedu, hati, dan pankreas, bilirubin yang naik-turun tak terkontrol, bengkak kaki dan tangan yang membuat ia sulit bergerak, dan 7 kali kemoterapi yang membuat tubuhnya begitu letih.

Uskup Ruteng Mgr. Siprianus Hormat, Pr. Foto istimewa.

 

Namun pagi itu ia menata diri.

Ia siap menerima kunjungan—entah kunjungan manusiawi, entah kunjungan ilahi.

Berita Terkait
Tinggalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan ditampilkan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More