Resolusi 2025 dalam Perspektif Pedagogi
Oleh Fardinandus Erikson (Peminat Karya Pendidikan)
Di sisi lain, peningkatan kualitas guru dan pembinaan profesional yang berkelanjutan menjadi faktor utama, karena guru harus terus beradaptasi dengan metode pengajaran baru dan teknologi terkini. Pendidikan juga harus menyiapkan siswa untuk menghadapi perubahan sosial dan ekonomi, seperti dampak teknologi dan perubahan iklim, dengan mengajarkan keterampilan yang fleksibel dan relevan. Selain itu, pendidikan harus berfokus pada pengembangan karakter dan nilai-nilai moral siswa agar mereka dapat menjadi individu yang bertanggung jawab dan empatik di dunia yang semakin digital. Agar dapat menghadapi tantangan ini, sistem pendidikan abad 21 harus terus beradaptasi untuk mencetak generasi yang siap menghadapi masa depan yang penuh ketidakpastian.
Untuk menghadapi tantangan pendidikan abad 21, orang tua dapat memainkan peran penting dengan mendukung perkembangan keterampilan digital anak-anak mereka. Salah satu solusi praktis adalah memastikan anak memiliki akses yang memadai ke teknologi, seperti perangkat yang mendukung pembelajaran daring, serta membantu mereka memahami cara menggunakan teknologi dengan bijak dan produktif. Orang tua juga dapat mengarahkan anak untuk mengembangkan keterampilan abad 21, seperti berpikir kritis dan kreativitas, dengan memberi mereka kesempatan untuk mengeksplorasi kegiatan yang melatih kemampuan tersebut, seperti berkolaborasi dalam proyek, mengikuti kursus online, atau terlibat dalam kegiatan ekstrakurikuler yang mendukung pengembangan keterampilan sosial dan problem-solving.