Penurunan Status Cagar Alam Mutis Bukti Fasisme Ekologis Yang Akan Membawa Petaka

Rencana Penurunan status cagar alam gunung mutis
Dr. Frederikus Fios | foto istimewa

Jakarta, Pojokbebas.com – Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) RI berencana menurunkan status cagar alam Gunung Mutis. Rencana ini menuai respon dari berbagai pihak.

Pakar Filsafat Lingkungan asal Kabupaten Timor Tengah Utara, Doktor Frederikus Fios yang sempat dimintai tanggapannya oleh pojokbebas.com di Jakarta, Selasa (2/2) mangenai rencana tersebut menilai gagasan dan rencana penurunan status cagar alam Gunung Mutis oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) RI menjadi kawasan taman wisata alam merupakan bukti fasisme ekologis atas alam lingkungan, tradisi budaya lokal, dan membuka ekspansi bisnis ekslusif yang dapat membawa petaka ekosistem berjangka menengah dan panjang.

Oleh karena itu rencana dan gagasan penurunan status cagar alam Mutis perlu dikaji ulang dengan komprehensif, memperhatikan aspek filosofis, sosiologis, antropologis, ekologis, psikologis, dan keyakinan spiritual-religius masyarakat lokal setempat, tegas Doktor filsafar dalam bidang lingkungan hidup tersebut.

BACA JUGA:
Indonesia-Vietnam Bahas Perjanjian Investasi Bilateral di KTT ASEAN Labuan Bajo
Berita Terkait
Tinggalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan ditampilkan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. AcceptRead More