
Pengkhianat Kemerdekaan: Rekrutmen Koruptor
Oleh Gebrile Mikael Mareska Udu, Mahasiswa Universitas Sanata Dharma
Bahaya Tren Kroni Kekuasaan
Pak Ebenezer mulanya adalah ketua relawan Prabowo Mania pada pilpres 2024. Sebagai ketua pendukung Prabowo, ia menjadi pionir dalam kampanye pemenangan. Barangkali atas dasar itulah bapak Prabowo mengangkatnya sebagai wakil Menteri Ketenagakerjaan.
Selain itu, pria yang mengaku dirinya sebagai aktivis 98 itu berkomitmen terhadap demokrasi dan pemberantasan korupsi. Sebelum dipanggil bapak Presiden, 15 Oktober tahun lalu, ia mengatakan bahwa ia siap mendukung pemerintahan Prabowo agar tidak dirusak oleh para koruptor. “Kami tidak mau pemerintahan awal Prabowo dirusak oleh brutus, para klepto.Dalam pidato bapak Prabowo disampaikan bahwa jangan kirim orang yang mau nyopet anggaran APBN dan APBD,” demikian tutur Ebenezer.
Ironisnya, komitmen Ebenezer diterjemahkan sebagai manuver kekuasaan yang sifatnya koncoisme bersama penguasa. Manuver tersebut dijalankan hanya demi impian untuk menimbun kekayaan pribadi. Ebenezer menjadi sang pendusta yang melanggar apa yang sudah ia tekadkan. Di manakah hati nuraninya sebagai seorang manusia?