Meriahkan Pesta Pelindung Yayasan, Panti Santa Dymphna Gelar Apel Pembukaan dan Berbagai Pertandingan antar ODGJ

Oleh Dinisius Ngeta, Kontributor Pojokbebas.com di Maumere

Pembina Upacara, Dionisius Ngeta dalam sambutannya menegaskan bahwa Santo Vinsensius A Paulo adalah seorang Nabi Agung yang mengubah “wajah Gereja” dan pilihan keberpihakan pada zaman itu (abad ke-17). “Santo Vinsensius adalah tokoh pembaharu yang memilih orang kecil dan miskin sebagai pilihan keberpihakan dan pelayanan di mana Gereja saat itu lebih memperhatikan atau berpihak pada orang-orang kaya. Perjumpaannya dengan orang-orang miskin dikontemplasikan sebagai sebuah pengalaman Rohani berjumpah dengan Tuhan sendiri yang mengubah arah hidupnya. Pengalaman spiritual dan spiritualitas keberpihakan itulah yang membuat dia menjadi Nabi Agung dan tokoh pembaharu Gereja”, demikian pak Dion.

Namun bagi Santo Vinsensius Spiritualitas adalah semangat untuk mengasihi untuk Tuhan dalam diri orang miskin dan menderita. Tapi bukan dengan kata-kata melainkan dengan bekerja keras untuk Tuhan dan mereka yang miskin dan menderita, tegas Pembina upacara.

Pembina Upacara lalu mengutip pernyataan Santo Vinsensius kepada Suster-suster Kasih yang didirikannya. “Saudara-saudara, marilah kita mengasihi Tuhan, sekali lagi marilah kita mengasihi Tuhan, tapi dengan bercucuran keringat dan menyingsingkan lengan baju untuk orang-orang kecil dan miskin”. Karena itu menurutnya keberpihakan terhadap orang kecil tidak hanya diwujudkan dengan atau dalam doa tapi juga bekerja keras dan memperjuangkan hak-hak dan kebutuhan mereka yang sering kali diabaikan.

Berita Terkait
Tinggalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan ditampilkan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. AcceptRead More