Ia butuhkan apa yang saat itu disebut Kardinal Pelindung, atau Cardinal Protector dalam bahasa Latinnya. Dan yang berfungsi sebagai Cardinal Protector itu ialah Kardinal Hugolinus. Dialah yang bisa menjadi perantara antara Fransiskus dan Bapa Suci.
Oh ya, ijin Bapa Suci itu diperlukan agar cara hidup itu mendapat pengesahan. Jika mendapat pengesahan maka cara hidup itu tidak mudah dicap, dianggap, dituduh bidaah, perintis ajaran sesat, dan macam-macamlah.
Jadi, surat resmi (bulla) diperlukan untuk melindungi cara hidup dan idealisme yang baru saja dimulai itu.
Jangan sampai idelisme awal itu, mati dan layu sebelum berkembang. Sayang sekali jika terjadi demikian.
Dari masa sekarang ini, saya sebagai salah satu penulis naskah drama dulu di postulan, membayangkan jika saja pada masa postulan itu kami sudah juga menulis adegan tentang kunjungan Fransiskus ke Roma, maka pasti ada peran Kardinal di sana.
Tetapi karena pengetahuan kami hanya masih seputar kota Asisi saja, maka paling banter hanya Uskup Guido saja.