Aktivis Lingkungan Kecam Proyek Persemaian Modern yang Tidak Melalui Tahap Kajian

“Kalau yang namanya proyek negara apalagi proyek yang berhubungan dengan lingkungan hidup, mestinya harus dilakukan kajian terlebih dahulu dan kajian itu harus melibatkan stakeholders seperti aktivis dan masyarakat sekitar,” ungkapnya.

Namun menurutnya, yang terjadi pada proyek ini justru langkah sebaliknya yang dilakukan. Tidak ada kajian, seperti kajian AMDAL, UKL, IPL, ada hearing publik, dan sosialisasi ke publik/masyarakat.

Hal ini yang memicu perdebatan dan kecaman dari berbagai pihak. Mereka sama sekali tidak disuguhi informasi yang akurat. Benar bahwa proyek ini punya tujuan yang sama merehabilitasi lahan yang gersang tetapi pemerintah juga berkewajiban untuk memberikan informasi yang akurat kepada rakyatnya agar tidak menimbulkan ekses pada kalangan akar rumput.

“Proyek ini belum ada kajian AMDAL-nya, selain itu UKL, IPL, hearing publik dan tidak ada sosialisasi kepada warga/masyarakat, Gimana masyarakat percaya kalau itu tidak ada dampak lingkungannya? Ini jelas-jelas merusak lingkungan ko, masih aja ngeyel dengan pernyataan-pernyataan bebal,” ungkapnya.

BACA JUGA:
Warga Wae Sano dan PMKRI Cabang Ruteng-Labuan Bajo Desak Hentikan Proyek Tambang Panas Bumi Wae Sano, Masyarakat Bukan "Kelinci Percobaan"
Berita Terkait
Tinggalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan ditampilkan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. AcceptRead More