Kristus: Raja yang Tersalib Dan Relevansinya Bagi Dunia Masa Kin

Oleh: Arnoldus Nggorong

Bila raja-raja duniawi dilayani dayang-dayang, ditemani permaisuri dan dikelilingi para pejabat istana, sebaliknya Yesus melayani orang-orang dari golongan yang dipandang rendah, hina dalam struktur sosial masyarakat Yahudi seperti orang  Samaria, para pemungut cukai, orang buta, orang lumpuh, orang-orang sakit, orang-orang biasa. Mereka itulah yang setia menemani-Nya sekaligus ingin mendengarkan sabda-Nya. Kalau para hamba mengorbankan nyawa demi membela sang raja, sebaliknya Yesus menyerahkan nyawa-Nya bagi keselamatan umat manusia. Itulah Kristus, Raja yang tersalib, yang kontras dengan raja-raja duniawi. Suatu perbedaan yang amat jelas, tajam.

Dengan lain kata, Kristus, Raja, menjalankan pemerintahan-Nya dengan kasih. Dia melayani semua orang tanpa pilih kasih, lebih-lebih orang tertindas, lemah, tak berdaya, terpinggirkan, miskin. Mereka adalah prioritas utamanya (bdk. Luk.4:19). Lebih dari itu, Yesus mengorbankan diri-Nya sendiri untuk menyelamatkan manusia. Nyawa-Nya sendiri adalah jaminan keselamatan, bukan murid-murid-Nya, bukan pula orang-orang sakit, lumpuh dan buta. Jalan penebusan itu sangat mahal yaitu sengsara dan wafat di salib, palang penghinaan.

Berita Terkait
Tinggalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan ditampilkan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More