Kristus: Raja yang Tersalib Dan Relevansinya Bagi Dunia Masa Kin

Oleh: Arnoldus Nggorong

Kedua. Raja Daud (1 Sam. 16 – 2 Sam. 24). Daud menggantikan Saul sebagai raja. Daud memerintah sangat lama. Dia menjalankan pemerintahannya hingga usia tua. Meskipun Daud sangat berkenan di hati Allah, namun ada satu kesalahan yang dilakukan Daud yakni memperistrikan Betsyeba dengan cara yang licik (2 Sam. 11:2-27). Daud menyuruh Uria, suami Betsyeba pergi berperang. Daud menyurati Yoab agar Uria ditempatkan di barisan depan berhadapan dengan musuh. Uria meninggal dalam pertempuran itu. Perbuatan Daud ini jahat di mata Allah. Setelah ditegur oleh Nabi Natan, Daud menyesal, berubah, bertobat dan kembali ke jalan yang benar (2 Sam. 12:1-14).

Perjanjian Baru

Raja yang paling nyata dalam hal abuse of power dalam Perjanjian Baru adalah Herodes Agung. Tindakannya yang paling dikenang dalam sejarah karena kekejamannya yang di luar batas peri kemanusiaan. Dia membunuh anak-anak yang berumur dua tahun ke bawah di Betlehem, karena merasa diperdaya oleh para majus dari Timur (Lih. Mat. 2:16-18). Aksi barbar Herodes Agung ini, kalau menggunakan perspektif HAM sekarang sudah pasti masuk dalam kategori kejahatan luar biasa dan patut mendapat hukuman berat.

Berita Terkait
Tinggalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan ditampilkan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More