Kristus: Raja yang Tersalib Dan Relevansinya Bagi Dunia Masa Kin
Oleh: Arnoldus Nggorong
Keempat. Kristus, Raja yang tersalib tampil sebagai pemimpin yang melayani, bukan dilayani (Mat. 20:28) sebagaimana kebiasaan pemimpin duniawi pada umumnya. Dia membalikkan kebiasaan yang umumnya terjadi di tengah masyarakat. Dia hadir dengan sikap melayani seperti seorang hamba, karena di situlah letak keagungan-Nya (bdk. Mat. 20:26; 23:11).
Penutup
Berdasarkan penjelasan di atas, dapat dikatakan bahwa Kristus, Raja yang tersalib tampil dengan spirit pembaharuan yang radikal, yang berlawanan dengan semangat duniawi yakni kasih dan pengorbanan, penderitaan. Di kala pemimpin-pemimpin duniawi mengagungkan kekuasaan, popularitas, jabatan dan pangkat, Kristus, Raja yang tersalib muncul sebagai seorang hamba yang melayani dengan penuh kasih tanpa pamrih. Pada saat orang-orang melihat kekuasaan sebagai tujuan, lalu berebutan untuk mendapatkannya, dan seterusnya dipakai untuk menindas, Kristus, Raja yang tersalib datang membawa damai, menumbuhkan pengharapan lewat penebusan dan pemulihan, serta mengobarkan cinta di dalam hati manusia.