Kristus: Raja yang Tersalib Dan Relevansinya Bagi Dunia Masa Kin

Oleh: Arnoldus Nggorong

Senada dengan itu, dalam kesempatan Konferensi Internasional di Auditorium St. Thomas Aquinas Ledalero, 27-28 September 2024, Uskup Agung Ende, Paulus Budi Kleden merangkum kondisi sosial-politik kita saat ini sebagai berikut: “Hidup kita semakin didorong oleh pola menang-kalah baik dalam berpikir maupun dalam tindakan. Untuk menang, orang menggunakan apa pun yang tersedia, termasuk cara yang menimbulkan penderitaan pada orang lain. Ini terjadi tidak hanya di ranah politik dan ekonomi, tetapi juga dalam agama. Kita berpikir, memutuskan, dan bertindak mengikuti pola mayoritas-minoritas, atau kuat-lemah, yang pada akhirnya salalu mengarah pada pengorbanan orang lain.” (Paul Budi Kleden, “Keterlukaan dan Solodaritas: Menuju Politik Berbasis Belas Kasih”, 2024).

Persis inilah yang sedang dialami dunia dewasa ini. Isu lingkungan adalah persoalan paling serius saat ini yang mengancam planet bumi, pemanasan global dari hari ke hari semakin meningkat, kekacauan iklim yang tampak dalam perubahan cuaca yang ekstrim, di samping kemiskinan ekstrim, ketimpangan sosial yang tajam antara kaya dan miskin terlebih di negara-negara sedang berkembang dan terutama di negara-negara dunia ketiga, terorisme global, ketegangan dan konflik internasional, persaingan antarkekuatan politik yang seolah tak lagi peka nasib kaum lemah, rentan, terpinggirkan.

Berita Terkait
Tinggalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan ditampilkan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More