Kristus, Juruselamat Lahir di Tengah Keluarga Sinodal yang Bermisi Pengharapan dan Perdamaian (Luk. 2:11)
Surat Gembala Natal 2025 Mgr. Paskalis Bruno Syukur, OFM, Uskup Keuskupan Bogor
3. FOKUS PASTORAL 2026: KELUARGA KUDUS SEBAGAI ROLE MODEL
Menatap tahun 2026, Keuskupan Bogor menetapkan fokus pastoral: “Membangun Keluarga Sinodal yang Menciptakan Misi Pengharapan Dan Perdamaian!” (Bdk. Kis. 18:2-3).
Sebagai kompas perjalanan kita, kita menatap Keluarga Kudus di Nazaret: Yesus, Maria, dan Yusuf. Mereka adalah role model keluarga sinodal. Di Nazaret, kita belajar bahwa sinodalitas berarti ketaatan bersama pada rencana Allah. Yusuf yang melindungi, Maria yang menyimpan segala perkara dalam hatinya, dan Yesus yang taat, menunjukkan bahwa sebuah keluarga menjadi kuat ketika ada komunikasi yang inklusif dan kasih yang melayani. Keluarga Kudus adalah keluarga yang bermisi; mereka membawa pengharapan bahkan saat harus mengungsi ke Mesir demi keselamatan Sang Penyelamat.
Semangat ini juga terpancar dalam pasangan Akwila dan Priskila (Kis. 18:2-3). Seperti Keluarga Kudus, mereka menjadikan rumah mereka sebagai “Gereja Rumah Tangga” yang terbuka bagi Rasul Paulus dan jemaat. Mereka bekerja bersama sebagai pembuat tenda, melayani bersama, dan menjadi pembawa damai bagi sesama. Inilah visi kita di Bogor: keluarga-keluarga yang tidak eksklusif, melainkan menjadi “tenda pertemuan” yang membawa pengharapan bagi dunia.