Kristus, Juruselamat Lahir di Tengah Keluarga Sinodal yang Bermisi Pengharapan dan Perdamaian (Luk. 2:11)

Surat Gembala Natal 2025 Mgr. Paskalis Bruno Syukur, OFM, Uskup Keuskupan Bogor

Saudara-saudariku yang terkasih: para Imam, Diakon, Biarawan-Biarawati, para Orang Tua, Kaum Muda, Anak-anak, serta seluruh Umat Beriman di Keuskupan Bogor. Shallom

 

๐—œ. ๐—ฆ๐˜‚๐—ธ๐—ฎ๐—ฐ๐—ถ๐˜๐—ฎ ๐—ฃ๐—ฒ๐—ป๐—ด๐—ต๐—ฎ๐—ฟ๐—ฎ๐—ฝ๐—ฎ๐—ป ๐—ฑ๐—ถ ๐—”๐—บ๐—ฏ๐—ฎ๐—ป๐—ด ๐—™๐—ฎ๐—ท๐—ฎ๐—ฟ ๐—•๐—ฎ๐—ฟ๐˜‚

Salam damai dalam Yesus Kristus, Sang Raja Damai!

Kita merayakan Natal tahun 2025 ini dengan hati yang meluap oleh rasa syukur dengan menyadari bahwa kita sedang melintasi peziarahan iman yang luar biasa dalam Tahun Yubileum, sebuah tahun rahmat Tuhan di mana kita diingatkan bahwa “Pengharapan tidak mengecewakan” (Spes non Confundit). Di tengah dunia yang sering kali dilanda kecemasan, kita berdiri tegak sebagai Gereja yang berjalan bersama sebuah Gereja Sinodal dan Misioner yang terus belajar mendengarkan, merangkul, dan berpengharapan.

Warta sukacita malaikat di padang gembala di Betlehem kembali bergema di telinga kita: “Hari ini telah lahir bagimu Juruselamat, yaitu Kristus, Tuhan, di kota Daud” (Luk. 2:11). Natal bukan sekadar kenangan sejarah, melainkan peristiwa iman yang terjadi “hari ini” di dalam keluarga-keluarga kita. Kristus tidak memilih lahir di tempat yang megah, melainkan dalam kehangatan sebuah keluarga, menegaskan bahwa keluarga adalah palungan hidup di mana keselamatan Allah bersemi.

Berita Terkait
Tinggalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan ditampilkan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More