Ketika Enam Ritus Adat Manggarai Raya Warnai Momen Penerimaan Romo Sandy dan Frater Resi di Paroki Reo

Laporan Wall Abulat (Jurnalis Pojokbebas & Florespos & Penulis Buku)

Disaksikan media ini, setiba di Gerbang Gereja, Romo Sandy dan Fr. Erik yang didampingi Ketua DPP Watu Nggong Ignas Randus, tetua adat Watu Nggong David Geong dan Penasihat DPP Rafael Dandung diterima dengan  ritus adat  tuak curu  dan manuk kapu.

Rangkaian acara adat tuak curu dan manuk kapu dibawakan oleh tetua adat Reo Kanis Tamung, dan dijawab oleh tetua adat Watu Nggong David Geong.

Ketika Enam Ritus Adat Manggarai Raya Warnai Momen Penerimaan Romo Sandy dan Frater Resi di Paroki Reo
Anggota koor etnis Wejang Kalo dan perwakilam umat berpose bersama dengan Pastor Paroki Reo RD. Mansuetus Hariman, RD. Sandy Cakputra, dan Diakon Agustinus Fransiskus Naring Kiven usai misa di Gereja Paroki Reo, Minggu (20/7/2025). Foto Wall Abulat

 

Acara tuak curu berupa pemberian minuman khas Manggarai dan ritus adat manuk kapu berupa pemberian ayam jantan besar antara lain mewarisi makna/pesan bahwa elemen umat Paroki Reo sehati sejiwa menerima kedatangan Romo Sandy dan Fr. Erik dan rombongan  dengan sepenuh hati.

Usai diterima dengan tuak curu dan manuk kapu, Romo Sandy, Fr. Erik dan Ketua Pelaksana DPP Paroki Watu Nggong dikalungi dengan kain selendang adat dan pengenaan topi songke Manggarai yang dibawakan oleh dua OMK Reo Vilia Masdun dan Lupita.

Berita Terkait
Tinggalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan ditampilkan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. AcceptRead More