
Ketika Enam Ritus Adat Manggarai Raya Warnai Momen Penerimaan Romo Sandy dan Frater Resi di Paroki Reo
Laporan Wall Abulat (Jurnalis Pojokbebas & Florespos & Penulis Buku)
Reok, Pojokbebas.com-Sabtu siang 19 Juli 2025 suasana di Gerbang Masuk Gereja Paroki Reo dan Pastoran Reo yang terletak di Kelurahan Reo, Kecamatan Reok, Kabupaten Manggarai tampak lain dari hari-hari sebelumya.
Betapa tidak. Ratusan elemen umat yang hadir saat itu di bawah pimpinan Pastor Paroki Reverendus Dominus (RD) Mansuetus Hariman sebagian besar berbusana adat Manggarai yang ditandai dengan pengenaan kain songke Manggarai, topi sonke dan selendang adat.
Elemen umat yang kompak mengenakan busana adat Manggarai ini menandai satu momen spesial yakni penyambutan atau penerimaan RD. Agustinus Sandy Cakputra sebagai Pastor Rekan Paroki Santa Maria Ratu Rosario Reo dan penerimaan Fr. Gerlandus. Erick Resi yang menjalani Tahun Orientasi Pastoral (TOP) di Paroki Reo.
Uniknya rangkaian momen penerimaan ini dirajut dalam enam momen ritus adat Manggarai Raya yakni ritus tuak curu, ritus manuk kapu, ritus Pau Wae Luu, ritus caca selek, ritus toi loce, dan ritus acara adat poe.
Disaksikan media ini, setiba di Reo, tepatnya di Gereja dan Pastoran Reo, Romo Sandy dan Fr. Erik Resi diterima oleh Pastor Paroki Reo RD. Mansuetus Hariman didampingi RD. Yosef Oriol Dampuk, dan RD. Dedy Madur, Ketua Pelaksana DPP Pius Jemadu dan Pengurus DPP, Penasihat DPP, OMK dan elemen umat.